Kamis, 24 Desember 2015

BERGANDENGAN TANGAN, GRAMEDIA DAN DUNIA DIGITAL



Pada era sekarang ini, khususnya abad 20, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) semakin pesat. Setiap tahun selalu bermunculan inovasi-inovasi teknologi baru dengan kecanggihan yang progresif. Inovasi teknologi tidak hanya berada pada ranah hardware saja, namun inovasi terhadap software atau aplikasi pun semakin bermacam-macam. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya konsumen yang menggunakan produk teknologi untuk kebutuhan sehari-hari. Seakan-akan, produk teknologi ini menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan. Hingga era sekarang ini disebut dengan dunia digital (digital world).

Semakin pesatnya perkembangan dunia digital, menjadi sasaran utama dalam dunia bisnis, khususnya dalam marketing. Kemudahan informsi dan komunikasi menjadi alasan utama melakukan marketing melalui cara digital.

Gramedia, merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan peluang marketing melalui cara digital, atau sering dikenal dengan online. Gramedia adalah sebuah perusahaan penerbitan buku yang didirikan oleh Jacob Oetama dan Petrus Kanisius Ojong pada 2 Februari 1970. Pada awalnya, Gramedia (dulu Graha Media) hanyalah sebuah gerai atau toko buku kecil di daerah Gajah Mada, Jakarta Pusat. Dan sekarang Gramedia telah menjadi toko buku dan penerbit buku pertama dan terbesar di Indonesia.
Sudah barang tentu sebelum teknologi informasi dan komunikasi mencapai kemajuannya, Gramedia dalam kegiatan marketingnya menggunakan cara offline, yaitu dengan didirikannya toko-toko buku atau gerai Gramedia. Namun, setelah dunia digital masuk ke Indonesia, Gramedia langsung menggandeng teknologi yang ada sebagai sarana marketin dan informasi. Pada awalnya hanya dengan membuat website sebagai sarana informasi mengenai Gramedia, kemudian berkembang juga ke social media (sosmed) sebagai inforamasi sekaligus promosi dan pemasaran. Gramedia pun bekerjasama dengan toko-toko buku online untuk memasarkan buku terbitannya.
Langkah yang diambil gramedia dengan mengikuti perkembangan teknologi terbukti berhasil. Gramedia semakin besar dan dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia. Hal ini dikarenakan besarnya pengguna media digital khususnya dalam teknologi internet oleh masyarakat Indonesia. Menurut Ketua Umum APJII, Semuel A. Pangerapan, dalam tahun 2014 kemarin, pengguna Internet di Indonesia tercatat sebanyak 88,1 juta. (Sumber: www.detik.com) Melihat hal tersebut, pada tahun 2015 ini kemungkinan besar jumlah pengguna internet di Indonesia akan bertambah. Pada tahun ini, pengguna sosial media aktif di Indonesia mencapai 72 juta. (Sumber: techinasia.com) dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna media sosial terbesar di dunia.
Memanfaatkan perkembangan dunia digital, Gramedia telah memiliki website pribadi www.gramedia.com, juga akun sosial media: twitter resmi @gramediabooks @Gramedia, fanspage facebook Gramedia Store, Instagram Gramedia, dan juga Line Official Gramedia. Melalui website resmi dan akun-akun sosial media tersebut menjadi sarana informasi dan pemasaran buku-buku terbitan Gramedia. Dengan digunakannya media digital online seperti ini, membuat konsumen lebih mudah dalam mencari informasi mengenai buku Gramedia. Dan yang menarik adalah sering diadakannya promo serta event yang dishare melalui sarana website dan sosial media tersebut. Sehingga membuat konsumen lebih senang dan tertarik untuk selalu mengikuti Gramedia.
Walaupun sampai saat ini marketing Gramedia melalui digital online sudah baik, namun akan lebih baik lagi jika Gramedia memaksimalkan promosi buku-bukunya dengan mengangkat publisis devisi khusus sosial media yang benar-benar fasih sosmed, sekaligus mahir dalam perbukuan. Publisis tersebut bisa memberikan kutipan-kutipan atau review singkat mengenai buku-buku terbitan Gramedia, dan memberikan informasi mengenai buku-buku yang akan terbit. Sehingga konsumen bisa lebih dekat dengan Gramedia, juga membuat konsumen lebih tertarik dan penasaran karena kutipan-kutipan singkat tersebut.
Gramedia dan dunia digital seakan-akan bergandengan tangan. Gramedia selalu mengikuti perkembangan inovasi baru dari teknologi digital agar menyesuaikan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjadikannya sebagai peluang marketing. Nama besar yang telah disandang oleh Gramedia, berkolaborasi dengan kemajuan dunia digital, membuat toko buku sekaligus penerbit buku ini menjadi lebih besar dan di kenal oleh masyarakt Indonesia. Apalagi dengan MEA (masyarakat ekonomi asean) yang akan dibuka pada akhir tahun ini, jika Gramedia selalu menggandeng perkembangan dunia digital, tidak menutup kemungkinan kalau Gramedia akan tersebar ke negara-negara di luar Indonesia.


Note : Diikutsertakan dalam Gramedia Blogger Competition periode Desember 2015, dengan tema "Bagaimana kamu melihat Gramedia dan dunia Digital?"

0 komentar:

Posting Komentar