Pada era sekarang ini, khususnya
abad 20, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) semakin pesat.
Setiap tahun selalu bermunculan inovasi-inovasi teknologi baru dengan
kecanggihan yang progresif. Inovasi teknologi tidak hanya berada pada ranah hardware
saja, namun inovasi terhadap software atau aplikasi pun semakin
bermacam-macam. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya konsumen yang menggunakan
produk teknologi untuk kebutuhan sehari-hari. Seakan-akan, produk teknologi ini
menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan. Hingga era sekarang ini disebut
dengan dunia digital (digital world).
Semakin pesatnya perkembangan
dunia digital, menjadi sasaran utama dalam dunia bisnis, khususnya dalam
marketing. Kemudahan informsi dan komunikasi menjadi alasan utama melakukan
marketing melalui cara digital.
Gramedia, merupakan salah satu
perusahaan yang menggunakan peluang marketing melalui cara digital, atau sering
dikenal dengan online. Gramedia adalah sebuah perusahaan penerbitan buku
yang didirikan oleh Jacob Oetama dan Petrus Kanisius Ojong pada 2
Februari 1970. Pada awalnya, Gramedia (dulu Graha Media) hanyalah sebuah gerai
atau toko buku kecil di daerah Gajah Mada, Jakarta Pusat. Dan sekarang Gramedia
telah menjadi toko buku dan penerbit buku pertama dan terbesar di Indonesia.
Sudah
barang tentu sebelum teknologi informasi dan komunikasi mencapai kemajuannya,
Gramedia dalam kegiatan marketingnya menggunakan cara offline, yaitu dengan
didirikannya toko-toko buku atau gerai Gramedia. Namun, setelah dunia digital
masuk ke Indonesia, Gramedia langsung menggandeng teknologi yang ada sebagai
sarana marketin dan informasi. Pada awalnya hanya dengan membuat website
sebagai sarana informasi mengenai Gramedia, kemudian berkembang juga ke social
media (sosmed) sebagai inforamasi sekaligus promosi dan pemasaran.
Gramedia pun bekerjasama dengan toko-toko buku online untuk memasarkan
buku terbitannya.
Langkah
yang diambil gramedia dengan mengikuti perkembangan teknologi terbukti
berhasil. Gramedia semakin besar dan dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia.
Hal ini dikarenakan besarnya pengguna media digital khususnya dalam teknologi
internet oleh masyarakat Indonesia. Menurut Ketua Umum APJII, Semuel A.
Pangerapan, dalam tahun 2014 kemarin, pengguna Internet di Indonesia tercatat
sebanyak 88,1 juta. (Sumber: www.detik.com) Melihat
hal tersebut, pada tahun 2015 ini kemungkinan besar jumlah pengguna internet di
Indonesia akan bertambah. Pada tahun ini, pengguna sosial media aktif di
Indonesia mencapai 72 juta. (Sumber: techinasia.com) dan menjadikan Indonesia
sebagai salah satu negara dengan pengguna media sosial terbesar di dunia.
Memanfaatkan
perkembangan dunia digital, Gramedia telah memiliki website pribadi www.gramedia.com, juga akun sosial media: twitter
resmi @gramediabooks @Gramedia, fanspage facebook Gramedia Store,
Instagram Gramedia, dan juga Line Official Gramedia. Melalui website resmi dan
akun-akun sosial media tersebut menjadi sarana informasi dan pemasaran
buku-buku terbitan Gramedia. Dengan digunakannya media digital online
seperti ini, membuat konsumen lebih mudah dalam mencari informasi mengenai buku
Gramedia. Dan yang menarik adalah sering diadakannya promo serta event yang dishare
melalui sarana website dan sosial media tersebut. Sehingga membuat konsumen
lebih senang dan tertarik untuk selalu mengikuti Gramedia.
Walaupun sampai
saat ini marketing Gramedia melalui digital online sudah baik, namun
akan lebih baik lagi jika Gramedia memaksimalkan promosi buku-bukunya dengan
mengangkat publisis devisi khusus sosial media yang benar-benar fasih sosmed,
sekaligus mahir dalam perbukuan. Publisis tersebut bisa memberikan kutipan-kutipan
atau review singkat mengenai buku-buku terbitan Gramedia, dan memberikan
informasi mengenai buku-buku yang akan terbit. Sehingga konsumen bisa lebih
dekat dengan Gramedia, juga membuat konsumen lebih tertarik dan penasaran
karena kutipan-kutipan singkat tersebut.
Gramedia
dan dunia digital seakan-akan bergandengan tangan. Gramedia selalu mengikuti
perkembangan inovasi baru dari teknologi digital agar menyesuaikan dengan perkembangan
zaman, sekaligus menjadikannya sebagai peluang marketing. Nama besar yang telah
disandang oleh Gramedia, berkolaborasi dengan kemajuan dunia digital, membuat
toko buku sekaligus penerbit buku ini menjadi lebih besar dan di kenal oleh
masyarakt Indonesia. Apalagi dengan MEA (masyarakat ekonomi asean) yang akan
dibuka pada akhir tahun ini, jika Gramedia selalu menggandeng perkembangan
dunia digital, tidak menutup kemungkinan kalau Gramedia akan tersebar ke
negara-negara di luar Indonesia.
Note : Diikutsertakan dalam Gramedia Blogger Competition periode Desember 2015, dengan tema "Bagaimana kamu melihat Gramedia dan dunia Digital?"
Note : Diikutsertakan dalam Gramedia Blogger Competition periode Desember 2015, dengan tema "Bagaimana kamu melihat Gramedia dan dunia Digital?"















